Panggil Aku Cunx

Just Another Dewanggini Laras Weblog

Coba Bikin Risoles Mayo Smoked Beef 27 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: Kuliner, Me — cunxcunx @ 5:23 am

Ini adalah pertama kalinya aku bikin risoles. Takarannya emang aku kurangi coz kalau resep yang asli itu untuk 50 risoles lebih. Kebetulan bahan-bahannya hampir sama kayak Fettucini yang aku bikin sebelumnya, jadi ga terlalu beli banyak bahan lagi. Coba ya! o^_^o

Risoles Mayo Smoked Beef
Bahan Kulit:
• 200 gr terigu protein sedang
• 2 sdm susu bubuk full cream
• 2 sdm margarin cair
• 1 butir telur (ukuran besar)
• 350 ml air
• Garam secukupnya
Cara membuat:
• Aduk semua bahan hingga rata. Kalau kurang cair, tambahkan air sedikit-sedikit.
• Oleskan minyak sayur diatas teflon. Adonan dibuat dadar diatas teflon tsb.
• Tiriskan kulit dadar

Mayo smoked beef:
• 50 gr tepung terigu protein sedang
• 100 gr susu bubuk full cream
• 150 gr keju cheddar parut
• 150 gr mayonnaise
• 2 butir telur rebus (1 telur bisa dipotong menjadi 12 – 16 bagian)
• 4 lbr smoked beef (dipotong sesuai selera)
• Keju cheddar dipotong persegi
• 250 ml air matang
• Garam secukupnya
• Gula secukupnya
Cara membuat:
• Campur semua bahan dan aduk sampai rata. Kalau masih kurang cair, beri air matang sedikit-sedikit.
• Masak diatas api kecil hingga mendidih lalu dinginkan.
Jangan lupa dicicipi dahulu, rasa tergantung selera.
*Berhubung aku suka kecut, jadi aku banyakin mayonaisenya. :D

Cara membungkus adonan:
• Ambil 1 lbr kulit risoles
• Ambil 1 sdm adonan isi
• Susun irisan telur rebus, smoked beef, keju dan mayo diatas kulit risoles
*Kalau pengen isinya muncrat waktu digigit, banyakin aja mayo`nya. :D
• Lipat kulit kedalam. Rekatkan dengan putih telur
• Saat menggulung risol, lapisi dengan kocokan putih telur. Setelah itu lapisi dengan tepung panir.

Taraaaa!!!! Risoles Mayo Smoked Beef

Risoles siap dihidangkan! o^_^o
*mohon maaf, fotonya kurang jelas coz pake hape pinjaman jadi ga bisa eksperimen foto.. hehe

 

Lezzie..Mizzie..Lezbi.. 21 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: Oh Dunia, Psikologi — cunxcunx @ 10:16 am

Awalnya, beberapa minggu ini FS dan FB aku lagi laku keras sama orang-orang bule. Banyak banget orang bule yang nge`add. Kata semox mungkin wajahku eksotik bagi mereka. Tapi kenapa harus eksotik?
Setahuku para bule itu khan menganggap wajah eksotik itu khan wajah-wajah yang kayak ‘asisten’ ibuku a.k.a. p-e-m-b-o-k-a-t. Emang mukaku mirip ‘asisten’ ya? -_-“
Wong cantik kayak gini dibilang eksotik??

Fotoku Yang Cantik. Haha

*Sebenarnya siy emang pernah ada bule yang nawarin aku jadi baby sitter di rumahnya. Da**!! Ternyata wajahku memang eksotik. Wah, fotoku yang diupload ternyata gede juga ya.. Haha

Tapi emang akhir2 ini.. lebih banyak bule perempuan yang nge`add. Gpp siy kalau cuman nambah teman tapi kok primary photonya pada ‘istimewa sekali” semua ya? Coba2 buka profile mereka dan..

FAQAAAAAA?????!!!! Kok lesbong kabeh ngene yoh?
Satu, primary photo mereka seksi2 banget. Bukannya aku minder karena kalah seksi tapi ini mah bisa mengundang birahi khususnya para pria.
Kedua,profile mereka yang bisa dibuka kebanyakan isinya foto2 lesbian & isi komennya cup2 muah2an sesama perempuan
Ketiga,apa aku nggak takut kalau dikirim personal message isinya”Hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!! You`re So Cute. ;)
Mungkin ketakutanku memang lebay tapi kalo primary photonya seperti cewek-cewek yang ada di rumah kaca jalan Dodol(bukan nama sebenarnya) rasanya terimakasih sudah add saya tapi saya ignore saja. :D
Dan setelah peristiwa itu, status FBq selalu update dengan tulisan caci-maki karena di`add para lesbi. T_T

Kenapa siy kok ada orang bisa jadi lesbi? Mungkin pertanyaan itu juga bisa aku tanyakan kepada orang gay. Sama-sama suka sejenis khan? Mungkin bedanya eksistensi para lesbi belom sevulgar para gay yang lebih ekspresif menampakkan diri mereka. Para lesbipun mungkin masih banyak yang memakai kedok sebagai wanita yang fenimin layaknya wanita normal, bahkan mungkin mereka sudah berkeluarga. Walaupun begitu, kayaknya udah banyak komunitas lesbi yang ada di internet. Coba aja cek di situs2 jejaring sosial, a.k.a. FB/FS. Googling apalagi. (sudah aku coba. Qeqeq)

Kalau bukti nyata? Hmm.. yup, saya pernah beberapa kali melihat langsung. Yang paling aku ingat siy waktu aku lagi naik ekskalator dan di depanku ada pasangan muda yang mesraaaaaa banget! Pokoknya sampai bisa jadi bahan gosip kami yang ada di belakangnya. Kalau dari belakang, memang nggak kelihatan kalau pasangan sesama. Begitu turun dari escalator, ternyata cewek-cewek toh. Dan ternyata yang ‘cowok’ itu teman lama saya. Duang! Luar binasa. Bok! Waktu itu aku masih kelas 2 SMA,bok! Jamanku masih SMA aja, udah begini.. apalagi sekarang?

Sepengetahuanku memang ada beberapa alasan kenapa mereka memilih untuk lebih tertarik dengan perempuan.
Satu, ada kelainan pada otak.
“Aku ini seorang laki-laki yang terperangkap dalam tubuh perempuan dan aku ingin menjalani operasi agar aku bisa jadi laki-laki sejati”

Dua, ada gangguan perkembangan seksualnya
Biasanya ini dikarenakan pernah memiliki pengalaman pahit dengan lawan jenis.
“Dulu aku pernah sakit hati banget sama cowok makanya sekarang aku lebih baik sama cewek aja”

Tiga, karena lingkungan
”Ayahku ingin sekali memiliki anak laki-laki & ingin aku menjadi seperti laki-laki yang tangguh. Sekarang aku harus benar-benar menjadi laki-laki sejati agar ayah bangga padaku”
Atau
“Aku pernah di :* teman perempuanku dan aku sangat menikmatinya sehingga aku ingin terus mengulanginya lagi”

Empat, merasa lebih aman
“Pacaran sesama cewek itu lebih aman dari kehamilan lebih safety dari penyakit kelamin,pokoknya nggak pernah ada kekhawatiran sejenis..!!”

Lima, budaya. Ini nih alasan yang paling bodoh
“Khan lagi nge-trend!!”

Well, apapun alasannya menurutku tetep aja menyimpang. Kalau menyimpang ya diluruskan. Bukannya dibenarkan karena alasan kemanusiaan. Di agama manapun kaum mereka memang dilarang khan?
Dulu ada yang pernah bilang sama aku, “Orang yang bersalah biasanya akan membuat alasan dengan cara melemparkan kesalahannya kepada orang/hal lain agar orang-orang tidak menganggap dirinya bersalah”.
Jadi jangan menyalahkan orang lain/keadaan yang membuat kamu jadi lesbian. Tiap pilihan pasti ada resikonya. Kalau emang memilih jadi seorang lesbian, ya jangan ngeluh resikonya jadi lesbian. Face The truth,Gals! :D

Trus caranya biar nggak lesbi, aku juga nggak tahu.
Yang aku tahu Tuhan memberi manusia akal, jadi kalau nggak digunakan dengan benar, trus apa bedanya sama makhluk hidup lainnya? :D

Trus gimana kalau berhadapan langsung dengan mereka? Ya biasa aja kaleeeee…
Pokok`e nek senggol aq, BACOK! ;p

Dan sekarang bagaimana kondisi FS dan FBq?
Sejak primary photoku aku ganti, bukan foto close-up lagi, sudah kembali normal.
Kalaupun masih ada, khan tinggal di`black list. :D

Well, people are not perfect because they are. So am I.
But I still normal ya.

* Btw.. gimana dengan pengalaman teman-temanku para pria yang ngakunya penjantan tangguh itu ya? Apa pernah punya pengalaman dengan MaHo (Manusia Homo)? Qeqeqe..

-Posting ini bukan untuk berpihak pada siapapun coz cuma buat sharing aja. Peace-

 

MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT??? 16 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: Family, Intimate Relationship, Oh Dunia — cunxcunx @ 3:38 am

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dalam memajukan industri Reksadana di Indonesia.
Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.
Silahkan baca dan dihayati.

*MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT*

Sebuah perenungan, Buat para suami / calon suami baca ya….. istri & calon istri juga boleh…

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua.Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak.

Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga, seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.

Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.
Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari…ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”.
Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2 “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2nya.”Anak2ku ……….. Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah….. tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian..
Sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.

Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit..”
Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno. Merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah Pak Suyatno bercerita.”Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya.
Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,”

BILA ANDA MERASA BAHAN RENUNGAN INI SANGAT BERMANFAAT BAGI ANDA DAN BAGI ORANG LAIN, MOHON KIRIM EMAIL INI KE TEMAN, FAMILY, DAN KERABAT ANDA LAINNYA SEMOGA BERMANFAAT.. .

“Hidup adalah Perjuangan tanpa henti-henti

… tidak usah kau tangisi hari kemarin”

Thanx to Mas Denny

 

Fettucini For Big BIg BIG Family 16 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: Kuliner, Me — cunxcunx @ 3:17 am

HALOOOOOOOOOOOOOOOO!!!
Wah.. lama sekali aq ga posting..
memang ada alasan siy aq males posting..
takut dikasih comment macem2..
hehe..
tapi kalau urusan masak-masak boleh dong bagi-bagi cerita lagi… :D
Kali ini aq mo bagi resep Fettucini.
Pengennya persis sama resep tradisional asal Fettucini. tapi ternyata bahannya MAHAL2. Secara import gituh! hehe
Kebetulan ongkos yang aq keluarin kali ini ga terlalu banyak karena beberapa bahannya udah ada di kulkas dan dapet dari parcel lebaran kemarin. Daripada kadaluarsa. Ya,nggak? Hehe

Resep ini udah aku modif dari resep asal + resep lama dari aunty nurul a.k.a. temen ma2 yang sering ngasih aq resep makanan a.k.a ibunya mas tatank a.k.a. camernya teblong..
-peace- :D

Okey, pagi ini mari kita memasak!
Bahan:
1 bungkus fettucini tinggal masak
1 bawang bombay, potong seperti korek api
1 tomat segar, cincang sampai halus
1 kaleng kornet sapi/ 250 gr daging sapi
1 kaleng jamur champignon, potong tipis-tipis menjadi 4-5 bagian
1 kotak keju cheddar
1 sachet susu bubuk, campurkan dengan 1-2 gelas air
merica
garam

Cara memasak:
- Fettucini
Fettucini direbus + garam + minyak goreng secukupnya. Setelah matang, ditiriskan, disiram dengan air dingin, lalu disisihkan

- Untuk saos:
Tumis bawang bombay & tomat, masukkan daging, tumis lagi.
Lalu masukkan susu cair, tambahkan jamur, merica,& garam secukupnya.
Kalau terlalu kental, beri air sedikit-sedikit.
Cicipi dahulu baru masukkan keju parut.

Cara penyajian:
Siram saos putih diatas fettucini. Untuk hiasan, beri keju parutan diatasnya.

Fettucini Ala Chef Cunx
Selesaaaai!!! SELAMAT MENCOBA! o^_^o

*resep bisa dimodif sesuai selera dan kalau mo dapet rasa yang PAS memang perlu percobaan lebih dari sekali. Jadi kalau buat orang sedikit, mending bahannya dikurangi ajah. :)

jangan lupa hidangkan dengan saos sambal! :D

Posting ini dapat dibaca di:
My WordPress
My Facebook